BONGKAR JIMAT 2
Artikel ini
untuk menjawab email pembaca yang menanyakan tentang bagaimana cara
membuat Azimat dengan Rajah (wafaq) diatas dan khasiat yang terkandung
didalamnya.
Meskipun bukan seorang
ahli wafaq, namun saya akan mencoba menjawab sesuai dengan apa yang
pernah saya pelajari dan pengalaman selama ini.
Memang harus diakui bahwa untuk menulis wafaq memang harus mengikuti kaidah penulisan wafaq (ilmu Wafaq) sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kitab-kitab para ulama ahli wafaq jaman dahulu.
Memang harus diakui bahwa untuk menulis wafaq memang harus mengikuti kaidah penulisan wafaq (ilmu Wafaq) sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kitab-kitab para ulama ahli wafaq jaman dahulu.
Seperti yang
telah dijelaskan pada BONGKAR JIMAT yang sebelumnya, hal pertama yang
perlu dilakukan adalah meneliti kebenaran tulisan wafaq.
Wafaq diatas
merupakan wafaq standart atau wafaq dasar dengan table 3×3. Dulu Imam
Al Ghazali pernah menulis kitab yang menjelaskan wafaq persegi 3×3 ini,
namun saya lupa namanya. Dilihat dari kaidah wafaq 3×3, penulisan angka
dalam table diatas telah benar (selaras).
Wafaq
jenis ini mengandung misteri keserasian dan jodoh. Jika dicermati
angka-angka genap berada di sudut-sudut persegi dan angka ganjil
melengkapi kesempurnaan tabelnya. Seperti Ying dan Yang. Hitam dan
Putih, Pria dan Wanita, Adam dan Hawa, Positif dan Negatif. Atas dasar
inilah banyak ahli wafaq yang menggunakan wafaq jenis ini untuk tujuan
perjodohan atau pengasihan. Berpusat pada angka 5 sebagaimana angka ini
sebagai penengah dari angka 1 sampai 9. Berbentuk melingkar, simbol dari segalanya berawal dari satu lingkaran kehidupan (lingkaran kodrat).
Di garis terluar table perseginya terdapat tulisan:
Yang artinya “SabdaNYA adalah Haq, dan hanya bagiNYA-lah kekuasaan”
Kalimat ini
disertakan dalam wafaq dengan maksud untuk mempertegas perintah atau
maksud yang diniatkan dalam pembuatan wafaq ini. Sebagian guru
mengartikan bahwa kalimat ini untuk memaksa para makhluk ruhani (khodam)
tunduk dan patuh memenuhi maksud dari apa yang terkandung dalam wafaq
ini.
Kemudian disekelilingnya terdapat tulisan 4 malaikat= Atas : Jibril, Kiri : Mikail, Bawah : isrofil, Kanan : Izroil
Malaikat
muqorobin ini memiliki peran sebagai penyempurna dan penyeimbang 4 sisi
dimensi (coba perhatikan letaknya dalam wafaq tersebut). Bila diartikan
lebih jelas 4 sisi dimensi tersebut adalah dimensi Raga fisik, Jiwa
emosional, Ruh Spiritual dan Pikiran intelektual. Semua harus seimbang
sesuai dengan kandungan wafaq persegi ini.
KHASIAT
Jadi
Khasiat Wafaq ini adalah untuk menyelaraskan kehidupan orang yang
membawanya agar hidup sejahtera sesuai dengan kodrat. Belum dikatakan
selaras bila hidup masih dalam keterpurukan baik fisik, mental,
spiritual maupun intelektual. Maka dari itu bila anda masih merasakan
ketidakseimbangan dalam hal raga alias sedang sakit, mengalami kegagalan
dalam usaha yang berdampak juga kepada kondisi fisik. Atau kondisi
emosional jiwa tidak stabil, melankolis, jiwa merasa merana (butuh
perhatian / pendamping hidup). Atau malas beribadah dan sering merasa
was-was. Atau mengalami keterbelakangan dalam berpikir, susah menerima
ilmu dan berbagai macam ketidakselarasan dengan kehidupan normal sesuai
kodrat maka dengan latarbelakang inilah wafaq ini dibuat. Demikian
harapan yang tersirat dari wafaq ini.
Secara
sederhana wafaq ini bermanfaat untuk mempermudah segala usaha (ikhtiar)
orang yang pembawanya selama hal itu baik dan sesuai keharmonisan
kehidupan.
PERSIAPAN Sebelum Memulai Membuat Azimat
Setelah dikoreksi kebenarannya, maka penulisan wafaq bisa dikerjakan.
- Siapkan alat dan bahan, yaitu pena dan kertas.
- Rapikan dan bersihkan ruangan yang akan dipakai sebagai tempat pembuatan azimat.
- Bersuci badan dan pakaian.
- Mulai membaca Asma Menulis azimat.
LANGKAH PENULISAN
1. Langkah pertama adalah membuat garis persegi terluar dahulu. Boleh menggunakan penggaris (mistar). Dalam hal ini cara menulisnya secara urut, sesuai bacaan kalimatnya dan kaidah menulis huruf arab dari KANAN ke KIRI. Perhatikan kalimatnya ini :
2. Untuk
membuat garis sisi berikutnya maka kertas di PUTAR searah jarum jam.
Jadi posisi anda tetap menghadap ke satu arah. Perhatikan langkah
berikut ini :
3. Setelah diputar, kemudian lanjutkan lagi dengan menulis kalimat selanjutnya :
4. Setelah kertas diputar lagi, lanjutkan dengan menulis kalimat selanjutnya :
5. Selanjutnya seperti gambar ini :
6. Dan seterusnya hingga wafaq persegi menjadi sempurna, seperti gambar ini :
7. Lalu
tuliskan 4 nama malaikat pada sekeliling sisi table. Dengan urutan
sebagai berikut: pertama sisi Atas : Jibril, Kiri : Mikail, Bawah :
isrofil, Kanan : Izroil. INGAT yang diputar adalah kertasnya :
8. Setelah
tabel wafaq persegi (wadah energi) telah jadi, kemudian baru ditulis
hisab Asma Suci atau angka-angkanya dalam table. Urutan penulisannya
mengikuti kaidah wafaq yaitu :
9. Hasil akhirnya jadi seperti ini :
10. Jika
dirasakan energinya akan membentuk pola piramid yang kuat (tidak
patah-patah). Bila wafaq ditulis secara sembarangan maka pola energinya
juga akan kacau (tidak serasi).
LANGKAH PENUTUP
Wafaq
yang telah selesai ditulis kemudian diasapi dengan wewangian seperti
kemeyan / buhur atau minyak wangi. Lalu diangkat dengan kedua tangan,
dan didekatkan dimulut, dibacakan doa atau Qosam dari wafaq ini.
LANGKAH PEMBUNGKUSAN
Bila
wafaq ini akan dipakai sebagai Azimat (dibawa / kantongi / ditaruh
dalam suatu tempat), maka lebih baik dibungkus dengan plastik dan kain.
Sambil membaca doa dan ayat yang pernah ditulis dalam artikel “Ilmu
Menulis Rajah”. Dengan cara ini wafaq tidak mudah rusak.
Pembuatan
azimat telah selesai. Dalam pembuatan azimat boleh disertai puasa dan
sholat hajat. Semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian.
—o0o—
Ki UmarJogja
rasasejati.wordpress.com
rasasejati.wordpress.com
Sumber: http://rasasejati.wordpress.com